IRONI
Kadang aku menerka,
apa yang sembunyi di balik matahari
barangkali mampu menjelaskan banyak misteri,
aku bosan
merenungi puisi tak jadi,
mendengar lagu-lagu sumbang,
aku sesali
mereka bicara cinta kasih
tapi tangannya hitam dan mengepal geram,
mereka membagikan bunga dengan tangan kanannya,
tapi di tangan kirinya menghunus belati,
dan terjadi lagi,
sekian nyawa berlalu begitu saja,
tanpa upacara kecuali secuil berita di koran pagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar