SEPI
Tak ada lagi perawan manis di sisiku,
yang tersipu waktu aku puja dengan sebait puisi dan
senandung lagu
yang kupeluk adalah seonggok sepi,
yang menggumpal dingin dan beku,
Aku bungkam dalam beban dendam dan rindu
Aku masih di sini
bercerita sendiri dengan sepi,
nglangut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar