Oktober 24, 2008

SEPI III

Tiba-tiba sepi menyapaku,
Dan memelukku erat,
Aku termangu bisu,
Karena sepi,
Selalu akrab datang,
Bersama rindu yang biru.

Aku tercenung,
Dalam sunyi yang menggunung,
Semua diam,
Sediam tugu yang menghitam.
Sunyi, sepi dan rindu.
Telah begitu erat melekat,
Pada hari-hari kosongku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar