Agustus 05, 2009

MBAH SURIP

Hari kemarin, masih terngiang ketawa ngakaknya,
Lagunnya ”tak gendong” beredar kemana-mana.
Televisi ngantri untuk wawancara,
Tapi hari ini tiba-tiba dia pergi,
”Mbah Surip” berhenti mengelana,
Menghadap Yang Kuasa.

Itulah Kehidupan,
Antara tertawa dan tangis, jaraknya tipis.
Antara kehidupan dan kematian, cuma sekilan.
Kita semua menggendong takdir,
Dan suatu saat menggendong kita ke hadapanNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar