September 29, 2010

CINTA DAN DUSTA

Tiba-tiba sepi menghunjam dalam,
Aku tenggelam dalam luka dan lebam,
Ternyata selama ini,
Aku cium dusta di bibirmu,
Aku peluk kepalsuan di tubuhmu,
Cinta menjadi cerita nestapa,
Ketika kasih sayang bertumpuk parasit penghianatan,

Cinta,
Kenapa kau hadir dengan membawa dusta,
Terbungkus rapi namun anyir tetap membuar,
Seandainya kau hadir dengan membawa ketulusan,
Sinarmu pasti seelok bulan,
Terang tapi tetap menyejukkan.

Kini aku terdiam dalam luka,
Sendiri,
Sepi….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar