Juli 05, 2012

LUKA DAN SEPI


Aku terkapar di ranjang sepi,
Sendiri.
Ribuan tikam belati,
Luka dalam,
dan memerah darah dendam.

Aku terlempar di jurang kegelapan,
Hampa,
Dan sepi.

Aku berjalan merangkak tertatih,
Masih dalam ribuan luka,dan masih menyusuri,
Jalan panjang yang sunyi.
Sendiri.

2 komentar:

  1. Entahlah...
    Apa kini kau masih sepi
    dan sendiri
    Apakah luka mendendam masih menghunjam

    Entahlah...
    Apakah kau masih berjalan tertatih
    dengan luka menganga
    memerah...
    atau bahkan membiru dan bernanah
    Entahlah....

    Lewat masa....
    Kini itu yg kurasa
    Perihku tak terkira
    Dekat raga tanpa cinta
    Terpaut hati pada yang tak peduli

    Sakit..perih...

    BalasHapus
  2. Entahlah...
    Apa kini kau masih sepi
    dan sendiri
    Apakah luka mendendam masih menghunjam

    Entahlah...
    Apakah kau masih berjalan tertatih
    dengan luka menganga
    memerah...
    atau bahkan membiru dan bernanah
    Entahlah....

    Lewat masa....
    Kini itu yg kurasa
    Perihku tak terkira
    Dekat raga tanpa cinta
    Terpaut hati pada yang tak peduli

    Sakit..perih...

    BalasHapus