Aku terkapar di ranjang sepi,
Sendiri.
Ribuan tikam belati,
Luka dalam,
dan memerah darah dendam.
Aku terlempar di jurang
kegelapan,
Hampa,
Dan sepi.
Aku berjalan merangkak
tertatih,
Masih dalam ribuan luka,dan
masih menyusuri,
Jalan panjang yang sunyi.
Sendiri.
Entahlah...
BalasHapusApa kini kau masih sepi
dan sendiri
Apakah luka mendendam masih menghunjam
Entahlah...
Apakah kau masih berjalan tertatih
dengan luka menganga
memerah...
atau bahkan membiru dan bernanah
Entahlah....
Lewat masa....
Kini itu yg kurasa
Perihku tak terkira
Dekat raga tanpa cinta
Terpaut hati pada yang tak peduli
Sakit..perih...
Entahlah...
BalasHapusApa kini kau masih sepi
dan sendiri
Apakah luka mendendam masih menghunjam
Entahlah...
Apakah kau masih berjalan tertatih
dengan luka menganga
memerah...
atau bahkan membiru dan bernanah
Entahlah....
Lewat masa....
Kini itu yg kurasa
Perihku tak terkira
Dekat raga tanpa cinta
Terpaut hati pada yang tak peduli
Sakit..perih...