Dalam kehidupan panjang, yang sekejap. Dalam riuhnya hidup, yang sepi. Dalam gemerlapnya cinta, yang redup. Ada cerita yang terangkai, Ada puisi yang terurai. Biru langit, biru kehidupan. Birunya hidup, birunya cinta. Aku tenggelam dalam biru yang mengharu biru. Biru nya hidup, biru nya puisiku.
Januari 04, 2012
GO GREEN
Bill board "Go Green" mulai banyak dipasang di sudut jalan-jalan kota. Sebuah pertanda bahwa pemda, secara formal mulai sadar "penghijauan" dan "kelestarian". Tetapi apakah kesadaran tersebut akan menjadi tindak nyata dan menular pada masyarakat? hanya Tuhan yang tahu. Go green sebagai kesadaran masih jauh dalam fakta sehari-hari, bagaimana tidak? Orang masih membuang sampah sembarangan (terutama para perokok yang membuang puntung seenaknya). Kita bisa lihat betapa kotor tempat-tempat umum, seperti terminal, pasar bahkan bandara internasional, kebersihan masih sebuah kemewahan. Kesadaran "go green" adalah kesadaran akan kebersihan, kerapihan, dan kelestarian lingkungan. Orang yang Go green akan merasa tidak nyaman bila melihat kekotoran, kekumuhan dan mencemari lingkungan. Tapi yang terlihat sebaliknya, orang masih terbiasa buang sampah sembarangan (bahkan dari jendela mobil), orang masih tidak perduli apakah tindakannya menyebabkan lingkungan tercemar atau tidak. Banyak orang masih membuang limbah berbahaya (olie, batre dlll) secara sembarangan, orang masih menggunakan bahan-bahan yang mencemari lingkungan. Jadi sejauh ini, seperti yang sudah-sudah Go green masih sekedar slogan.Atau memang justru di sekitar kita banyak yang menjadi "musuh lingkungan"?......
Langganan:
Postingan (Atom)