Oktober 24, 2008

SEPI III

Tiba-tiba sepi menyapaku,
Dan memelukku erat,
Aku termangu bisu,
Karena sepi,
Selalu akrab datang,
Bersama rindu yang biru.

Aku tercenung,
Dalam sunyi yang menggunung,
Semua diam,
Sediam tugu yang menghitam.
Sunyi, sepi dan rindu.
Telah begitu erat melekat,
Pada hari-hari kosongku.

Oktober 16, 2008

G30S - 1995

Pagi masih kental dan beku,
Tiba-tiba kembali terlintas cerita pahit bretawali,
Tentang penghianatan
Dan seorang penjaga, mencuri kepercayaan,
Tentang pagar yang merobohkan ruang kesucian.
Aku berusaha hapuskan cerita itu,
Tetapi,
makin jelas membekas,
Makin tercium bacin anyir.
Makin menyisakan dendam dan memuakkan.